Klasifikasi Organisasi Pergerakan Nasional Berdasarkan Tingkat Kooperatif dengan Pihak Kolonial Belanda

Klasifikasi Organisasi Pergerakan Nasional
Berdasarkan Tingkat kooperativitas dengan Pihak Belanda

1.       Periode Awal Perkembangan
Organisasi yang berada pada periode ini bersifat moderat-kooperatif terhadap pemerintahan kolonial. Hal ini ditujukan untuk memperbaiki kondisi sosial dan budaya masyarakat indonesia.
a.       Budi Utomo
b.      Sarekat Islam
c.       Muhammadiyah
2.       Periode Nasionalisme Politik
Di masa periode ini, bangsa Indonesia sudah mulai bergerak dalam bidang politik. Oleh karena itu, organisasi-organisasi ini banyak menemukan kendala dengan pemerintah yang menguasai mereka saat itu (kolonial) karena mereka menuntut agar segera dimerdekakan dari keterbudakan yang selama ini mereka rasakan. Seperti misalnya partai yang didirikan oleh tiga serangkai, dimana mereka secara terang-terangan mengkritik pemerintah Belanda dan menuntut untuk dimerdekakan, yang mana cita-cita mereka ini disebarkan melalui surat kabar.
Begitu pula dengan Gerakan Pemuda yang saat itu aktif untuk mempererat persaudaraan antar sesama, terkhusus bagi golongan muda. Hal ini terlihat dari tujuan sesungguhnya dari gerakan ini, yaitu Jawa Raya dengan jalan memperkokoh persatuan pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali dan Lombok.
a.       Indische Partij
b.      Gerakan Pemuda
c.       Gerakan Perempuan
3.       Periode Radikal
Periode ini adalah periode dimana organisasi-organisasi pergerakan menolak bekera sama atau bersikap non-kooperatif terhadap pemerintahan koonial dan lagi-lagi menuntut secara tegas keerdekaan. Hal ini terlihat dari aktivis-aktivis yang berada pada tiap tiap organisasi pada periode ini yang berpandangan bahwa kemerdekaan tidak dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan pihak Belanda, tetapi harus dengan kemampuan dan kekuatan sendiri.
Hal tersebut tidak terlepas dari faktor-faktor yang membuat pemikiran, ideologi dan kesadaran mereka yang semakin maju dan berkembang dengan masuknya pengaruh-pengaruh dan doktrin-doktrin serta revolusi-revolusi negara-negara terjajah juga pengaruh-pengaruh lainnya yang semakin mendukung pemahaman mereka akan konsep penjajahan dan keinginan untuk keluar dari keterjajahan mereka tersebut.
a.       Perhimpunan Indonesia
b.      Partai Komunis Indonesia
c.       Partai Nasional Indonesia
d.      Partai Indonesia
e.      Partai Nasioanal Indonesia Baru

4.       Periode Bertahan
Disebut periode bertahan karena di periode ini, banyak tokoh-tokoh pergerakan nasional sebelumnya yang bergerak dengan radikal telah hilang dari muka. Sehingga, tokoh-tokoh pergerakan yang tersisa adalah mereka yang ingin mempertahankan eksistensi keberadaan Indonesia dengan cara yang lebih kooperatif, yaitu dengan kembali menjalin hubungan dengan pihak kolonial.
Maka diketahui pada periode ini para pejuang pergerakan nasional lebih lunak dan berhati-hati dalam memperjuangkan kemerdekaan. Salah satu bukti konkretnya adalah dengan munculnya volksraad, yang mana merupakan sebuah lembaga perwakilan dari pihak Belanda dan Indonesia. Dengan munculnya lembaga tersebut, bangsa Indonesia lebih mudah untuk berkomunikasi dan berdialog dengan pihak Belanda mengenai kemerdekaan mereka.
a.       Taman Siswa
b.      Partai Indonesia Raya
c.       Gabungan Politik Indonesia

Dengan demikia dapat kita kelompokkan organisasi-organisasi yang berada pada masa pergerakan nasional berdasarkan 4 kriteria, yaitu moderat-kooperatif dan radikal-nonkoopertif.
A.      Moderat-Kooperatif
a.       Budi utomo
                                                               i.      Mengupayakan hubungan kekeluargaan atas segenap bangsa Bumi Putera
                                                             ii.      Mengadakan perbaikan pelajaran di sekolah
                                                            iii.      Mendirikan badan wakaf yang akan mengumpulkan dana untuk belanja anak-anak
b.      SI putih
                                                               i.      Mengembangkan jiwa berdagang
                                                             ii.      Memberikan bantuan kepada anggota yang mengalami kesukaran
c.       Muhammadiyah
                                                               i.      Memurnikan pelaksanaan agama islam berdasarka al quran dan hadits
d.      NU
                                                               i.      Menegakkan syariat islam yang berhaluan ahlus sunnah wal jamaah
                                                             ii.      Melaksanakan berlakunya hukum islam di masyarakat
B.      Radikal-nonkooperatif
a.       SI merah
b.      PI
                                                               i.      Memajukan kepentingan bersama atas orang-orang yang berasal dari indonesia, baik pribumi maupun non-pribumi yang ada di belanda
c.       Indische Partij
                                                               i.      Membangun patriotisme sesama terhadap tanah air dan mendorong masyarakat untuk bekerja sama atas dasar persamaan ketatanegaraan dalam memajukan tanah air
d.      PNI
                                                               i.      Mencapai Indonesia merdeka dengan tiga asas, yaitu berdiri di atas kaki sendiri, non-kooperatif, dan marhaenisme.
e.      PKI
                                                               i.      Mengubah ideologi islam menjadi komunis

Komentar

Postingan Populer